MENU

by • January 15, 2017 • Karyawan (Employee)Comments (0)430

3 Metode dan Jenis Biaya Lembur Karyawan

Untuk perhitungan lembur, berikut diklasifikasikan berdasar jenisnya.

  1. Lembur Hari libur/tanggal merah

Pembayaran lembur ini biasanya diberikan kepada karyawan yang bekerja pada hari libur/tanggal merah. Biasanya besarnya uang lembur seperti ini lebih banyak daripada lembur pada hari biasa. Atau kebijakan yang juga bisa diambil oleh perusahaan jika tidak membayar lembur hari libur/tanggal merah, adalah dengan memberikan hari libur pengganti atau biasa disebut dengan nama replacement off. Karena memang sebagian besar jenis usaha kecil, justru ramai pada hari libur/tanggal merah. 

  1. Lembur per Jam

Jika karyawan Anda harus menyelesaikan pekerjaannya hingga melewati waktu kerja normal, misalnya ada permintaan order yang harus Anda selesaikan dalam rentang yang mendesak, maka menawarkan kapada karyawan untuk bekerja melebihi dari jam kerja normal bisa menjadi alternatif. Jumlah berapa besaran lemburnya selama 1 jam bisa Anda tentukan sendiri

  1. Lembur 1 shift/ 1 hari kerja

Dan jika terdapat lebih dari 1 shift kerja diperusahaan Anda, dan salah satu karyawan berhalangan hadir misalnya. Mungkin penawaran kerja lembur 2 shift bisa Anda berikan. Pembayaran lembur 1 shift kerja bisa Anda berikan dalam banyak bentuk, misalnya berupa uang transport + makan dan tambahan bonus. Atau dihitung berdasar jam kerja selama 1 shift tersebut. Jika 1 shift adalah 8 jam, maka berapa uang lembur per jam yang Anda tentukan dikali 8.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *