MENU

by • January 15, 2017 • Startup JournalComments (0)394

Cara menentukan besaran gaji yang ideal untuk karyawan  

Ada beberapa cara untuk menentukan berapa gaji yang ideal untuk Anda berikan kepada karyawan dengan menggunakan beberapa pendekatan matematis. Namun pendekatan ini tidak bersifat mutlak dan banyak faktor yang bisa mempengaruhi. Tergantung kontek dan jenis pekerjaannya. Namun secara umum dapat dilihat sebagai berikut :

Prestasi Kerja = (Jam kerja yang digunakan : Jam kerja yang disediakan) x 100%

Jika hasilnya mendekati 100% maka kerja karyawan cukup baik dan mendekati standar kerja. Kemudian melihat apakah sudah tepat penentuan upah/gaji yang kita berikan berdasar satuan waktunya.

Biaya Standar = (Gaji yang dibayarkan : Jam kerja yang disediakan) x 100%

Biaya Nyata = (Gaji yang dibayarkan : Jam kerja yang digunakan) x 100%

Jika hasilnya mendekati 100% maka kerja karyawan cukup baik dan mendekati standar kerja. Kemudian melihat apakah sudah tepatkah penentuan upah/gaji yang kita berikan berdasar satuan waktunya.

Kelayakan Biaya Kerja  = (Biaya Standar : Biaya Nyata) x 100%

Jika hasilnya lebih dari 100 %, maka upah/gaji yang kita berikan masih terlalu kecil, dan layak untuk adanya tambahan insentif untuk karyawan tersebut. Demikian pula dengan sebaliknya.

Berikut adalah contoh berdasar angka nyata pemberian gaji untuk karyawan di salah satu usaha warnet yang Saya dirikan. Saya menggunakan karyawan part time dengan rentang waktu kerja 5-6 jam per hari nya. Kebetulan mereka yang bekerja adalah mahasiswa yang mencari tambahan uang saku. Untuk karyawan shift pagi, aktifitas kerja relatif tidak padat, maksimal mungkin hanya 4 jam saja yang efektif untuk melayani customer. Maka disini dengan pendekatan kalkulasi diatas adalah sebagai berikut :

Prestasi Kerja = (Biaya Standar : Biaya Nyata) x 100%

Prestasi kerja  = (4 Jam : 6 Jam) x 100 % = 67 %

Maka prestasi kerja karyawan tersebut belum maksimal, untuk mensiasati hal ini tidak ada salahnya diberikan tugas tambahan, mengingat karyawan shift pagi adalah yang mengawali usaha dan baru buka toko maka Anda bisa menambahkan pekerjaan seperti bersih-bersih misalnya, sehingga waktu kerja dapat maksimal digunakan. Dan jika pekerja shift siang melakukan pelayanan lebih banyak karena jumlah pelanggan yang lebih tinggi, misalnya dalam 6 jam kerja maksimal yang digunakan adalah 5 jam. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut :

Prestasi kerja            = (5 Jam : 6 Jam) x 100 % =  83 %

Tentu saja hasil persentasenya lebih besar. Artinya lebih efektif pekerja shift siang layak untuk bonus tambahan.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *