MENU

by • March 14, 2016 • BukuComments (0)464

Creative Worker

Satu nanti, KTP mungkin tidak lagi mutlak berlaku. Semua orang akan memegang paspor sebagai tanda pengenal utama. Globalisasi kian menjadi, proses terbukanya tapal batas akan semakin kuat dalam waktu kedepan. Bukan hanya barang yang free, tapi manusia pun dapat berpindah dari satu negara ke negara lain layaknya perpindahan dari satu desa ke desa lainnya

Anak di Jepang yang pelatihan keterampilannya saat SD merakit robot akan berhadapan dengan anak-anak dari negara berkembang seperti Indonesia yang keterampilan disekolahnya masih belajar menganyam janur. Keduanya sama-sama tumbuh untuk kemudian berkompetisi. Bagaimanapun, kendali atas setiap orang akan terjadi oleh orang yang lainnya. Mereka, baik asing atau bukan akan menjadi controler kepada manusia yang lain.

Tapi kita tidak akan membiarkan hal itu terjadi pada anak-anak bangsa ini, kita akan berubah dan menjadi pemegang kendali. Kuncinya adalah dengan memiliki nilai tambah untuk mentransformasi keunggulan komparatif bangsa ini menjadi unggul secara kompetitif. Nilai tambah itu bernama kreatifitas.

Buku ini dipersembahkan untukorang-orang yang siap mengetuk pintu perubahan dan berani melangkah ke dalamnya, para pemilik brand dan business owners untuk membangun competitive landscape masa depan, generasi masa depan yang memiliki adrenalin yang tidak semata-mata terkekang dan dikendalikan oleh sistem, orang-orang yang bersedia melakukan pembaruan dan menjadi manusia yang kompetitif dan produktif, mereka yang tidak tahu harus ke mana mengayunkan langkah dalam persaingan dunia usaha, mereka yang ingin meng-upgrade pemikirannya dan berhasil dalam dunia kerja, dan mereka yang memiliki hasrat yang kuat untuk maju, tumbuh, dan berkembang dengan lebih baik.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *