MENU

by • January 15, 2017 • Karyawan (Employee)Comments (0)310

Gaji atau Upah?

Upah atau gaji adalah salah satu faktor dan tujuan utama seseorang memutuskan untuk bekerja. Karenanya menentukan upah/gaji dengan jumlah yang sesuai sangatlah penting. Terlebih masalah pembayaran juga merupakan hal sensitif. Ada banyak bentuk pemberian upah/gaji, namun hanya beberapa yang dinilai relevan untuk diimplementasikan pada usaha kecil.

Jenis Pembayaran Gaji/Upah

  1. Gaji menurut waktu untuk karyawan lepas. Pembayaran gaji seperti ini biasanya diterapkan untuk karyawan lepas yang disewa saat usaha tengah butuh tambahan tenaga. Misalnya usahanya adalah laundry, pada akhir pekan umumnya pakaian yang masuk jumlahnya meningkat tajam. Namun pada hari biasa, justru sepi. Untuk memperkerjakan karyawan dengan jumlah lebih banyak pada hari biasa Anda perhitungkan tidak efektif, karena relatif tidak ada kerjaan yang bisa mereka lakukan. Sementara Anda selalu kekurangan tenaga di akhir pekan. Maka mempekerjakan karyawan harian adalah solusi paling tepat. Bentuk lainnya adalah pembayaran per jam kerja, secara umum hampir sama dengan pembayaran secara harian.
  1. Gaji Bulanan. Untuk gaji bulanan, dapat Anda berikan pada karyawan utama/tetap. Artinya ramai ataupun sepi usaha Anda, banyak atau sedikit orderan yang masuk, maka karyawan tersebut tetap bertugas. Nah untuk yang seperti ini, ada beberapa instrumen yang harus Anda ketahui sebagai bagian dari perhitungan gaji/upah yang harus diberikan, sehingga baik Anda sebagai pemilik ataupun karaywan sebebagai pekerja sama-sama mendapatkan keuntungan. Dengan sistem ini, besaran upah/gaji akan sesuai dengan kinerja karyawan dan omzet usaha, dan juga merunut pada peraturan pemerintah berkaitan dengan upah/gaji tenaga kerja.

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *