MENU

by • January 15, 2017 • InvestasiComments (0)206

Menimbang Investasi

Pembahasan ini mengajak Anda untuk melihat dan menimbang strategi investasi yang sekiranya tepat menjadi pilihan. Di Indonesia dimana krisis sering kali menimpa perekonomian kita, maka pelindung kekayaan terbaik dapat dilakukan melalui perencanaan ini. Disatu sisi, tingkat inflasi di Indonesia relatif tinggi selama beberapa tahun terakhir, karenanya investasi hampir merupakan suatu kewajiban. Kenaikan gaji karyawan dibeberapa perusahaan terkadang hanya 5 % setiap tahun bahkan ada yang tidak menaikkan, paling ekstrim ada yang sampai memotong, sementara harga barang-barang terus bergerak naik.

Sebagaimana dalam pengantar, seorang kawan lama menyampaikan bahwa investasi adalah proses imajinasi, tentang “penggelembungan” dana. Artinya menjadikan modal yang ditanam menjadi lebih banyak dalam kurun waktu tertentu. Keputusan berinvestasi, biasanya dilakukan karena adanya dana cadangan atau sisa dari pendapatan utama untuk dikelola kembali, atau yang biasa disebut idle money. Dan disatu sisi investasi ingin dilakukan tanpa harus menyita waktu bagi kebanyakan dari Anda yang memang memiliki pekerjaan utama. Namun ada beberapa orang yang memang menjadikan investasi sebagai pekerjaan dan pendapatan utama, seperti trader misalnya yang jual beli efek untuk mencari keuntungan jangka pendek.

Dalam pembahasan ini, maka akan diperjelas batasan tersebut sehingga materi yang berkaitan dengan investasi yang bisa dilakukan dan berorientasi dari dana cadangan lebih diprioritaskan, daripada invetasi lain yang membutuhkan full time work.

Don’t Put the Eggs at the Same Bascet

Jangan meletakkan seluruh telur dalam 1 keranjang, itu adalah prinsip dasar para pemodal. Maksudnya tentu saja untuk menghindari resiko jika menanamkan modal pada instrumen yang sama. Disinilah strategi investasi itu dilakukan. Misalkan Anda memiliki dana sebesar Rp. 15 jt, maka tempatkan Rp. 7 juta pada deposito dan sisanya di reksa Dana, sehingga jika terjadi sesuatu pada investasi reksa dana Anda, maka masih ada cadangan deposito yang bisa menjadi back up dana Anda.

Ada beberapa pilihan yang dapat Anda prioritaskan dalam berinvestasi, seorang perencana keuangan Safir Senduk menyampaikan, pemodal penting untuk memperhatikan cara berinvestasi yang aman, karenanya direkomendasikan deposito sebagai pilihan pertama, sekalipun bunganya kecil dan masih dibawah tingkat inflasi namun cukup aman sebagai simpanan jangka panjang. Investasi kedua adalah penyewaan properti seperti rumah kos atau villa misalnya. Ketiga, pilihlah obligasi pemerintah yang memiliki bunga tinggi.

Dan jika dana Anda terbatas, maka reksa dana pasar uang bisa menjadi pilihan karena modal yang dibutuhkan dibawah angka jutaan rupiah. Namun valuta asing dan perdagangan saham jangka pendek sebaiknya dihindari karena tingkat resiko yang tinggi.

 

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *